Epicurus sering disalahpahami sebagai filsuf kenikmatan tanpa batas. Padahal, ia justru mengajarkan hidup sederhana, persahabatan, dan ketenangan batin sebagai bentuk pembebasan dari kecemasan.
Epicurus sering disalahpahami sebagai filsuf kenikmatan tanpa batas. Padahal, ia justru mengajarkan hidup sederhana, persahabatan, dan ketenangan batin sebagai bentuk pembebasan dari kecemasan.
1957–1969: perlombaan merebut langit antara dua adikuasa.
Suara, perlawanan, dan perubahan dari gerakan perempuan lintas zaman.